BANJARNEGARA – Momentum Lebaran dimanfaatkan secara bermakna oleh para pemuda di Banjarnegara. Melalui kegiatan halal bihalal bertema “Muda, Qur’ani, Berdampak”, lahirlah Komunitas Gilar Muda sebagai wadah pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan yang digelar di Bee Harmonis Coffee and Eatery pada Minggu (29/3/2026) ini diikuti sekitar 60 peserta, terdiri dari pelajar, pendamping, hingga tamu undangan. Acara ini difasilitasi oleh Yayasan Be Smart Center bersama sejumlah komunitas kepemudaan.

Tidak sekadar ajang silaturahmi pasca Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan penguatan peran generasi muda dalam membangun nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

Salah satu rangkaian utama adalah final lomba membaca tartil Al-Qur’an yang berlangsung khidmat. Para peserta dari tingkat SMP hingga SMA tampil dengan penuh penghayatan, melantunkan ayat suci yang menggugah suasana haru dan bangga.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Juara 1 diraih Muhammad Hanafi Akbar dari SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara, disusul Muayyad Syakib Atsalits di posisi kedua, dan Alvino Raziq Haidar dari SMA Negeri 1 Banjarnegara di posisi ketiga. Sementara itu, gelar Juara Favorit diraih Nanda Arliati Sugiyanto dari SMK Negeri 1 Bawang berdasarkan jumlah viewer terbanyak di Instagram.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri inspiratif, Ustadzah Suharni, yang menekankan pentingnya mengatur prioritas hidup. Ia mengibaratkan kehidupan seperti mengisi wadah dengan batu besar, batu kecil, dan air.

“Al-Qur’an harus menjadi prioritas utama, layaknya batu besar yang harus dimasukkan terlebih dahulu agar semuanya tertata,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengajak generasi muda untuk tidak berhenti pada perbaikan diri, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Puncak acara ditandai dengan launching Komunitas Gilar Muda. Ketua komunitas, Martiyah, menyampaikan harapannya agar komunitas ini menjadi ruang tumbuh bagi para pemuda dalam lingkungan yang positif.

“Semoga ini menjadi awal gerakan pemuda Qur’ani yang sadar akan peran dan tanggung jawabnya, serta mampu memberi manfaat nyata di masyarakat,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan pasca Lebaran, lahirnya Komunitas Gilar Muda diharapkan menjadi langkah awal munculnya generasi muda yang tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.