BANJARNEGARA – Dalam rangka memastikan kesiapan calon jamaah haji, KBIHU Miftahul Jannah Banjarnegara menggelar kegiatan safari ke rumah-rumah jamaah. Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan dari segi perlengkapan, fisik, hingga mental sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Safari dilakukan oleh beberapa tim yang dibagi untuk menjangkau seluruh calon jamaah haji. Mereka mengunjungi langsung kediaman jamaah yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan manasik haji.
Salah satu rombongan dipimpin oleh KH Purwoto yang menyasar wilayah pegunungan utara Banjarnegara. Dalam kunjungannya pada Sabtu (2/5/2026), ia memberikan pesan mendalam kepada para calon jamaah.
“Bapak Ibu yang akan berangkat haji, berbekallah tiga hal. Pertama, berbekal dosa untuk meminta ampunan Allah. Kedua, berbekal kebodohan untuk memohon hidayah dari Allah. Ketiga, berbekal kelemahan untuk meminta kekuatan dari Allah. Dengan berserah diri kepada Allah, insyaallah akan memperoleh haji yang mabrur,” pesannya.
Selain itu, KH Purwoto juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Ia menekankan agar dua hari sebelum berangkat, calon jamaah fokus beristirahat dan tidak menerima tamu.
Hal ini penting karena setibanya di Asrama Haji Donohudan Boyolali, para jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan yang menentukan kelayakan keberangkatan ke Tanah Suci.
Salah satu calon jamaah haji, Kidi Hadi Susilo dari Kalibening, mengaku sangat terbantu dengan adanya safari tersebut. Menurutnya, kunjungan ini memberikan ketenangan sekaligus memperkuat kesiapan dirinya.
“Ini menambah kemantapan kami. Apalagi nanti di sana juga akan didampingi oleh KBIHU. Hal-hal teknis sebelum keberangkatan juga sudah kami persiapkan. Semoga ibadah kami berjalan lancar dan penuh kemudahan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KBIHU Miftahul Jannah berharap seluruh calon jamaah haji dapat berangkat dengan kesiapan maksimal, sehingga mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali dengan predikat haji mabrur.
