BATANG – Antusiasme terpancar dari raut wajah peserta Orientasi Kids Take Over (KTO) 2025 yang mengikuti pelatihan secara daring pada Senin (17/11/2025).

Berbeda dari tiga hari sebelumnya, kali ini mereka mendapat pembekalan keterampilan jurnalistik sebagai bekal mengikuti puncak perayaan Hari Anak Internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.

Materi jurnalistik ini menjadi yang paling ditunggu peserta karena sebelumnya mereka terus mempelajari tema hak anak. Pergantian materi tersebut memicu banyak pertanyaan dari peserta, menunjukkan semangat mereka dalam memahami dunia jurnalistik.

Materi dibawakan oleh Aan Haryono, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Jawa Timur yang juga merupakan mantan jurnalis Sindo. Aan membagikan sejumlah trik menjadi jurnalis cilik yang andal.

“Judul harus atraktif, unik, dan bercahaya agar pembaca merasa tulisan kita berbeda dari yang lain,” jelas Aan.

Ia juga memberikan berbagai tips saat melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai tipe. Sikap santai dinilai sebagai kunci utama agar wawancara berjalan lancar tanpa kesan memaksa.

“Persiapan yang baik akan menghasilkan hasil terbaik. Maka sebelum wawancara, pastikan sudah memiliki daftar pertanyaan, meski nantinya pertanyaan bisa berkembang,” tambahnya.

Pada pelaksanaan KTO yang digelar 21–23 November mendatang, para peserta akan mencoba berbagai peran orang dewasa di KEK Batang, termasuk menjadi jurnalis. Mereka bahkan berkesempatan mewawancarai tokoh-tokoh penting seperti Gubernur Jawa Tengah, Kepala KEK Batang, Bupati Batang, hingga Kepala Perwakilan UNICEF.

Dengan bekal keterampilan ini, peserta KTO diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang kritis, kreatif, dan berkualitas.