Infobanjarnegara.com – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh dua guru asal Banjarnegara dalam Final Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Inovatif dan Berdedikasi yang digelar oleh PGRI Jawa Tengah.
Acara final ini berlangsung pada Minggu (3/11/2024) di kampus PGRI Semarang, di mana Fajriyatun, guru dari SMP Negeri 1 Purwanegara, dan Umi Latifah, guru dari SLB Negeri Banjarnegara, berhasil menembus babak final setelah melalui serangkaian seleksi ketat.
Didampingi oleh pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, Turohmat dan Sugeng Darmadi, kedua guru ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pendidikan.
Lomba GTK Inovatif dan Berdedikasi yang diadakan untuk memperingati HUT PGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 ini bertujuan untuk mendorong pertukaran ilmu di kalangan guru dan tenaga kependidikan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang penghargaan bagi mereka yang telah menunjukkan kreativitas dan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan.
Fajriyatun mempersembahkan inovasi pembelajaran unik berjudul “Asesmen Formatif dengan Menggunakan Media Prasmanan Bakso dan Stupa Prestasi”.
Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan hasil belajar dan mengatasi kesulitan belajar siswa dengan cara yang menarik dan interaktif.
Sementara itu, Umi Latifah membawakan karya berjudul “Peningkatan Keterampilan dan Kemandirian Siswa Melalui Pembelajaran Keterampilan Pilihan”, yang difokuskan pada pengembangan keterampilan dan kemandirian siswa di sekolah luar biasa.
Setelah melalui tahap presentasi dan wawancara, Fajriyatun sukses meraih Juara I dalam kategori Guru SMP, sedangkan Umi Latifah meraih Juara III di kategori Guru SLB.
Prestasi ini menjadi bukti dedikasi keduanya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banjarnegara.
Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan Fajriyatun dan Umi Latifah.
Ia berharap Fajriyatun yang menjadi Juara I di tingkat Provinsi akan mampu membawa pulang prestasi di ajang nasional.
“Semoga Bu Fajriyatun sukses dan dapat mengharumkan nama PGRI Banjarnegara dan Jawa Tengah di tingkat nasional,” ujar Noor Tamami.
Fajriyatun mengungkapkan bahwa penilaian dalam lomba ini tidak hanya melibatkan presentasi karya inovasinya, tetapi juga portofolio yang ia bangun selama lima tahun terakhir.
Dalam 30 menit, ia mempresentasikan inovasi beserta portofolio prestasinya, diikuti dengan sesi tanya jawab. Menurutnya, karya dari para finalis memiliki kualitas yang sangat baik, dan apresiasi dari para juri menjadi penyemangat baginya.
“Alhamdulillah, saat diumumkan saya mendapat juara satu. Saya sangat bahagia dan bersyukur atas apresiasi positif yang diberikan juri terhadap inovasi saya. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik di tingkat nasional untuk PGRI Banjarnegara dan Jawa Tengah,” pungkas Fajriyatun.
» Klik info lainnya di Google News INFO BANJARNEGARA
» Ikuti Saluran Infobanjarnegara.com di WhatsApp: INFO BANJARNEGARA