BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana memimpin Upacara Hari Pahlawan Nasional yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Banjarnegara, Senin (10/11/2015).
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkompinda, Kepala OPD, perwakilan Veteran, serta pelajar Banjarnegara.
Membacakan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Bupati Amalia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menundukkan kepala dan mengingat makna perjuangan para pahlawan bangsa.
“Para pahlawan berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal. Yaitu kita semua yang berdiri di sini pada hari ini,” ucap Bupati dalam pidatonya.
Ia menyebut, ada tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan: kesabaran, semangat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta pandangan jauh ke depan.
Di era saat ini, lanjutnya, perjuangan bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, serta dedikasi dalam berkarya dan mengabdi. Nilai inilah yang menurutnya terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, untuk membangun Indonesia yang kuat, cerdas dan berdaulat di berbagai sektor.
Bupati Amalia menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tugas untuk menjaga agar api perjuangan tidak pernah padam.
“Hari ini kita bersyukur sekaligus berjanji melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” pesannya.
Dengan tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada tiga veteran Banjarnegara: Bapak Sukardi, Bapak Sutarman, dan Ibu Yistiyati.
Sebagai rangkaian Hari Pahlawan, Bupati Amalia kemudian melanjutkan kegiatan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Sureng Yudha dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu bangsa.
